Alumnus Program Studi Destinasi Pariwisata (Prodi Despar) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) bernama Jodie Giovanna Abrahamsz, saat ini berada di Washington DC, Amerika Serikat. Dari negeri Paman Sam itu, Jodie berbagi cerita mengenai prodi kebanggaannya.

“Hal utama yang selalu saya lihat ketika memilih program studi untuk berkuliah adalah kurikulum dan mata kuliah yang ditawarkan. Saat itu, ketika saya diterima di UKSW, merupakan tahun pertama Despar resmi berubah nama dari sebelumnya UPW. Setelah perbincangan dengan Pak Aldi Lasso, salah satu dosen Despar saat itu, saya mengetahui lebih detail tentang mata kuliah apa saja yang akan saya pelajari dan kegiatan atau aktifitas pendukung yang akan saya dapatkan jika memilih kuliah di Despar”, ungkap Jodie, Kamis (2/3).

Jodie, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di George Washington University, School of Business, Master of Science in Tourism, mengenang masa-masanya berkuliah di Despar.

“Di Despar UKSW, saya belajar dari masyarakat dan berinteraksi dengan pelaku kegiatan pariwisata, mengasah critical dan analytical thinking, serta langkah-langkah strategis dalam isu-isu pariwisata di Indonesia maupun Internasional. Tidak hanya mempelajari teori dan konsep di kelas, namun belajar langsung dengan kegiatan studi lapangan yang diadakan setiap akhir semester. Hal ini membantu mengembangkan kompetensi saya dalam mengidentifikasi potensi pengembangan hingga menjawab isu-isu pariwisata”, lanjutnya.

Begitu banyak pengalaman yang mengasikkan selama di Despar dan sulit dilupakan Jodie. “Terlalu banyak pengalaman yang saya dapat selama berkuliah di Despar, dari KBM Despar Asik tempat untuk berkumpul dan upgrade skill mahasiswa Despar sampai kunjungan lapangan ke desa wisata”, ucapnya.

Namun, jika harus memilih salah satu untuk diceritakan, Jodie terkesan dan sulit melupakan sewaktu kegiatan Live In di Desa Samiran, Selo Boyolali. Kenapa? “Saya mendapatkan pengalaman pertama berinteraksi dan tinggal dengan masyarakat lokal yang menjadikan rumah khususnya kamar mereka yang tidak terpakai untuk disewakan sebagai homestay”, tuturnya. (sam) (Foto: Jodie).