Diskusi Kamisan kembali diadakan pada Rabu, 5 Juni 2025, di runag G 413, Kampus UKSW. Seri Diskusi Kamisan kali ini bertajuk “Paradoks Pembangunan Berkelanjutan: Kajian Transformasi Ekonomi di Wilayah Hilirisasi Nikel Sulawesi Tengah”, yang merupakan desain rencana penelitian Novi Maryam Lempao, Mahasiswa Program Studi Doktor Studi Pembangunan (DSP) Fakultas Interdisiplin (FID).
Novi menyampaikan urgensi penelitian tersebut, dimana harga minyak bumi yang meningkat telah mendorong agenda transisi energi secara global. Agenda ini menempatkan nikel sebagai komoditas strategis dalam proses transisi tersebut. Ia juga mengidentifikasi posisi strategis Indonesia dimana 59% produksi nikel global—lebih dari setengah ketersediaan nikel di dunia—ada di Indonesia. Peran strategis ini dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia melalui program hilirisasi.
Kehadiran industri nikel yang mendorong perubahan struktur ekonomi masyarakat, yang tidak dibarengi dengan transformasi struktur tenaga kerja. Problematika ini memunculkan paradoks dimana pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh industri nikel justru membawa dampak negatif.
Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Wilson M.A. Therik, Dosen di FID UKSW ini, diikuti oleh Mahasiswa DSP, Magister Studi Pembangunan, serta diminati dosen dan mahasiswa lintas fakultas. Tidak hanya hadir secara luring, sejumlah peserta juga mengikuti via Google Meet. (Gloria Evanda Fiko/sam). (Musik: Ashamaluev).