Dua Mahasiswa Pariwisata UKSW di Ajang “Herit-Aware”

“Kegiatan kami selama tiga hari cukup padat. Pada hari pertama, Senin (6/7/2026), kami mengikuti jamuan makan malam bersama para profesor dan mahasiswa dari berbagai negara,” ujar Eman saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (8/7/2026).

Memasuki hari kedua, peserta mulai mengikuti berbagai sesi akademik. “Kami memulai sesi kelas dan dibagi ke dalam beberapa kelompok yang masing-masing mengerjakan topik yang berbeda,” lanjut alumnus SMA Kartika XX-2 Kendari, Sulawesi Tenggara, tersebut.

Menurut Eman, pengalaman mengikuti Herit-Aware sangat berkesan. “Banyak hal menarik karena aktivitas yang kami jalani, sesuai jadwal Herit-Aware, kurang lebih mirip dengan kegiatan pada Program Human Origins Heritage (HOH),” ungkapnya.

Selain Eman dan Mendi, seorang mahasiswa Program Studi Magister Studi Pembangunan FID UKSW, Leonard Fernando, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, dua dosen FID UKSW, Aldi Herindra Lasso, Ph.D., dan Mirza Ansyori, Ph.D., dijadwalkan memberikan kuliah sebagai bagian dari rangkaian program internasional itu.

Keikutsertaan mahasiswa dan dosen FID UKSW dalam Herit-Aware menjadi bukti komitmen universitas dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat kapasitas akademik mahasiswa. (Eman/sam) (Foto: Istimewa).

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp